Sabtu, 30 Mei 2015

Tak pernah usai.

Mengenal mu, memulai dengan sapaan "Hai" dan Kita saling tersipu malu.
Tak ada yang memulai, aku pun, kamu pun.
Sebatas saling menanyakan keadaan dan kegiatan, namun tak pernah tau apa yang saling di rasakan.
Kamu mengatakan, setidaknya Kita bertemu sekali saja sebagai syarat untuk perkenalan.
Menanti mu, seakan aku ingin menagih semua pernyataan mu yang pernah terucap.
Namun kini, tak ada satu pun dari Kita yang mengakhiri.
Aku menemukan jalan kehidupan ku, begitu juga dengan mu.
Kita memang di pertemukan hanya untuk sesaat, tidak untuk bersama, dan bergandengan erat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar